Our Forest

Di balik keharuman kemenyan dan kepedasan andaliman kami, tersembunyi sebuah hutan yang masih murni dan hidup — Humbang Hasundutan. Terletak di pegunungan yang sejuk dengan udara segar bebas polusi, hutan ini menjadi rumah bagi beragam tanaman dan satwa yang dilindungi.

WE HAVE ONE GOAL​

“Mengangkat kemenyan dan andaliman Humbang Hasundutan ke pasar global dengan pelestarian alam dan budaya.”

Tujuan utama kami adalah agar produk kemenyan dan andaliman dari Humbang Hasundutan dikenal luas dan menjadi kebanggaan Indonesia di pasar internasional.

Produk ini bukan hanya soal kualitas dan rasa, tapi juga membawa nilai budaya dan warisan tradisi yang kuat.

Kami berkomitmen agar pengembangan dan pemasaran produk ini tidak merusak lingkungan (hutan, ekosistem) dan tetap menjaga kelestarian budaya lokal.

Our Discovery​

Kami tidak sekadar menemukan kemenyan dan andaliman.
Sebaliknya — kami dipanggil kembali oleh warisan nenek moyang kami.

Di Humbang Hasundutan, tempat di mana akar kami tumbuh dan hutan masih bicara dalam bahasa alam, kami menyadari: ini bukan hanya tentang rempah. Ini tentang identitas. Tentang darah dan tanah. Tentang pohon-pohon kemenyan yang ditanam oleh leluhur, dan andaliman liar yang tak pernah kehilangan rasanya sejak zaman dahulu.

Apa yang kami temukan bukan produk biasa — tapi jejak peradaban, aroma yang diwariskan, dan rasa yang tidak bisa dibuat ulang oleh dunia modern.

Hari ini, kami hadir bukan hanya untuk menjual, tapi untuk merayakan, melestarikan, dan membagikan kisah ini ke dunia. Karena kemenyan dan andaliman kami bukan sekadar hasil bumi.

Mereka adalah bagian dari siapa kami.

Our Mission​

Kami bukan hanya menjual produk.
Kami membawa rasa yang diwariskan, aroma yang ditanam dengan kesabaran, dan nilai yang dijaga lintas generasi.

Dari hutan Humbang Hasundutan yang masih asli dan sakral, kami hadir untuk memperkenalkan dua rempah langka: kemenyan yang menenangkan jiwa dan andaliman yang membangunkan rasa.

Inilah persembahan dari tanah nenek moyang kami — yang tidak sekadar untuk dikonsumsi, tapi untuk dihayati.

From Our Forest with Honor

“Kemenyan Indonesia lahir bukan dari tren, tapi dari akar. Dari tanah Humbang Hasundutan tempat saya dibesarkan, tempat di mana aroma kemenyan dan rasa andaliman sudah akrab sejak kecil.

Saya percaya, dunia tidak hanya butuh produk berkualitas — tapi juga butuh cerita yang jujur, tradisi yang hidup, dan rasa yang punya makna.

Melalui Kemenyan Indonesia ini, saya ingin membawa warisan leluhur kami ke panggung dunia, dengan cara yang berkelanjutan, adil, dan membanggakan.

Ini bukan sekadar usaha. Ini adalah bentuk cinta pada tanah kelahiran — dan janji untuk menjaganya.”

Theresia Lumban Gaol​

Founder